Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Sabtu, 15 November 2008

Menjadi Pemimpin Bukanlah Sebuah Amanah



Saya teringat dengan pertanyaan seorang teman. “ Menurut kamu bagaimanakah dinamika pergantian seorang pemimpin?” Sejenak saya berfikir, menerka alur yang akan dibuat oleh teman saya itu.

Wira Ari Ardana, ya itulah teman saya. Seorang aktivis kampus yang telah melintang di dunia politik nasional. Tapi anehnya, meskipun dia seorang aktivis, keberadaannya tidak begitu populer dibandingkan Ketua DPM, Presiden BEM KM dan semisalnya.

“Sebuah dilema yang saya hadapi saat ini. Ketika kita selalu menyuarakan sebuah kebebasa, kemerdekaan, dan demokrasi untuk bangsa ini. Tapi di sisi lain, kita telah dibutakan oleh fakta yang ada.” Keluh Dana ke saya.


Itulah seklumit dari sebuah reaita yang ada. Sebenarnya, di lingkungan kita banyak sekali mahasiswa pergerakan. Atau lebih pantas namanya adalah penggerak mahasiswa. Tapi hanya sedikit yang telah masuk dalam daftar yang benar benar dikenal oleh orang atau mahasiwa lain. Persoalan seperti ini sering sekali digulirkan dalam setiap diskusi.
Masalah rakya, bangsa, dan sistem pemerintahan Indonesia. Tapi sedikit sekali yang bergerak langsung pada tataran rakyat.

Kembali pada persoalan awal, teman saya dana melanjutkan pertanyaan. “ Adi tidakkah kamu pernah berfikir, sebenarnya sebuah kekuasaan dan kepemimpinan itu hal yang harus kita perjuangkan atau hanya sekedar amanah?” serius sekali mimik Dana. “Emangnya ada apa, Dan?” saya masih berusaha untuk mencari alur pemikiran Dana.

Dana sangat suka sekali memberikan sebuah pemahaman dan pelajaran untuk rekan diskusinya. Seringkali dia memaparkan sebuah pemahaman dan ide melalui perdebata. Ya itulah teman saya, Dana, yang selama ini di asingkan oleh orang lain.

“Saya ingin mencalonkan diri menjadi Presiden BEM KM.” Tegas sekali suara Dana. “Terus!” sayapun terus memancing dia. “Ya menerut kamu bagaimana kalau saya maju. Apakah saya ini kamu anggap nafsu kekuasaan atau yang lain? Tolong jawab, dan beri pertimbangan awak.” Logat Medannya menambah keseriusan perbincangan kami.

Dana memiliki pengalaman pergerakan yang sangat luas. Dia bergerak dalam pergerakan mahasiswa eksternal kampus. Jadi keberadaannya belum begitu dikenal mahasiswa kampus kami. Meskipun demikian, Dana sudah sangat faham dengan atmosfir pergerakan mahasiswa dan politik mahasiswa kampus kami.

Sambil minum kopi, saya berbincang bincang panjang sekali dengan Dana. Menjadi seorang pemimpin adalah sebuah pilihan. Menjadi pemimpin bukan sebuah amanah belaka. Pemimpin adalah sebuah pilihan.

Kenapa saya berani menyatakan menjadi pemimpin adalah sebuah pilihan yang harus diperjuangkan? Kita semua pasti faham betul bahwa kita diciptakan adalah tidak lain adalah untuk menjadi seorang pemimpin atau khalifah fil ard.

Seorang pemimpin mempunyai posisi strategis. Yaitu posisi yang bisa menggerakkan sebuah komunitas menjadi lebih baik. Seorang pemimpin mempunyai visi yang besar. Visi tersebut adalah menjadikan kelompok, dalam hal ini BEM KM menjadi sebuah kelompok yang lebih bagus. Untuk mencapai hal seperti ini diperlukan seorang pemimpin yang kuat dan mempunyai visi misi baik untuk kelompok tersebut.

Ketika seseorang mengetahui sebuah sistem yang telah rusak, maka kerusakan itu wajib untuk dirubah menjadi sebuah sistem yang lebih baik. Dan posisi yang sangat baik untuk merubah sebuah sistem adalah dengan menjadi pemimpin.

Selanjutnya, ketika jalan untuk menjadi sebuah pemimpin bisa kita lakukan, maka untuk menjadi pemimpin itu harus diperjuangkan. Yaitu dengan tujuan agar kita bisa membawa sebah misi suci guna memberikan perubahan e arah yang lebih baik. Jika kita tidak mempunyai keinginan merubah menjadi baik, maka jangan mempunyai keinginan untuk memimpin. Karena tanggung jawab seorang pemimpin adalah menjadikan warga atau rakyatnya lebih baik, di lain tugas wajibnya menjalankan segala pemikiran dan programnya.

Dari hal di atas itulah, maka kita akan sadar. Untuk menjadi pemimpin adalah bukan suatu amanah belaka. Menjadi seorang pemimpin adalah sebuah pilihan yang harus diperjuangkan. Dengan begitu, kita akan bisa membawa ide perubahan dan kebaikan pada sistem yang akan kita pimpin.

Tapi yang harus diperhatikan adalah, dalam menjadi seorang pemimpin sangat salah sekali jika kita membabi buta. Menjadi pemimpin adalah pilihan, bukan berarti itu sebuah sikap bernafsu untuk menguasai. Tapi sebuah pilihan untuk membawa sebuah perubahan. Langkah menjadi pemimpin inilah yang harus diperhatikan.

Awal dari ini semua adalah sebuah pilihan yang harus diusakan. Tapi jika kita tidak terpilih maka kita harus tetap legowo, menerima. Dan jika kita telah dinyatakan menjadi seorang pemimpin, saat inilah dikatakan bahwa kita diberi amanah oleh rakyat. Dan amanah ini merupakan hasil pilihan yang kita pilih tadi. Dan sifatnya wajib untuk menjalankan amanah yang telah diberikan oleh rakyat.

Jadi sekali lagi, menjadi seorang pemimpin tidak sekedar sebuah amanah. Menjadi seorang pemimpin adalah sebuah piliha yang harus diusahakan. Karena dengan menjadi pemimpin inilah, kita bisa merubah sebuah sistem menjadi lebih baik, dan dengan menjadi pemimpin inilah kita bisa memberikan pemikiran terbaik untuk rakyat.

Perbincangan saya dengan Danapun kami akhiri. Jam dinding tepat menunjukkan jarum pendeknya di angka dua, dan jarum panjangnya di angka 12. Semoga apa yang pernah kami diskusikan memberi manfaat untuk bangsa ini.


Diskusi lebih lanjut ke:
Masjombang@yahoo.co.id
http://petamasadepan.blogspot.com

Adi Dzikrullah Bahri

Mahasiswa Fahutan IPB
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII Komisariat IPB)
Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM IPB)


Dapatkan Panduan Bisnis Online www.formulabisnis.com/?id=adidzikrulloha

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

wibiya widget

 

Mengenai Saya

PetaMasaDepan
I am [Adi Dzikrullah Bahri] a student of Faculty of Forestry [Major Silviculture, Forest Fire Minor] Bogor Agricultural University. Daily activities but study is as President PetaMasaDepan Development Manager. Hubungi saya di facebook: petamasadepan [at] yahoo [dot] com.
Lihat profil lengkapku

Networkedblogs

My Album