Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Senin, 17 November 2008

Membongkar Filosofi di Balik Kokohnya Pohon


Selama ini kita tidak pernah memikirkan alam sekitar. Semua berjalan dengan sendirinya, seolah tidak ada hal yang unik dari apapun yang ada di samping kita. Tapi jika kita mau memberikan sedikit waktu untuk mempelajari dan mengkaji keindahan tatanan Tuhan, kita pasti akan terkagum akan kuasa Allah SWT.

Tidak banyak dari kita mengkaji kebijaksanaan hidup dari sebuah pohon. Khususnya pohon berkayu. Pohon yang mempunyai pembuluh cambium untuk memperbesar diameter lingkaran batangnya. Selama ini kita menganggap tidak ada yang istimewa pada tumbuhan, tanaman, dan juga pohon. Padahal banyak hal yang bisa kita ambil dan jadikan sebagai pedoman panduan hidup kita.

Jika kita tahu, ternyata pohon juga mempunyai fase muda dan tua. Muda yang diawali dengan fase pertumbuhan primer dan tua yang ditandai dengan fase pertumbuhan sekunder. Bahkan seperti manusia yang mengalami masa lanjut usia, pohon juga mempunyai fase klimaks dalam pertumbuhan. Yaitu fase dimana puncak pertumbuhan tinggi dan membesarnya kambium pada pohon.


Tidak hanya itu saja yang terdapat pada pohon. Jika Anda yang pernah mempelajari tentang anatomi pohon atau yang sejenisnya, saya yakin Anda semua akan takjub dengan fenomena pertumbuhan pohon.

Pohon mempunyai keistimewaan yang sangat tinggi. Ketika logam – logam yang lain akan mencair, leleh, dan mengembang saat dipanaskan atau dibakar, tapi pohon (baca kayu) akan menyusut dan terbakar. Inilah yang menunjukkan bahwa ketika seseorang mendapatkan dorongan atau semangat yang membara, dia akan niatkan untuk lebih berjuang.

Menyusutnya pohon saat dipanaskan menunjukkan bahwa dia akan mengesampingkan semua aral rintang dan penghalang semua hal yang akan menghambat cita-citanya. Dia tidak memperdulikan ejekan lingkungan, bahkan andai kata dia dikucilkan bahkan diasingkan oleh masyarakat, dia akan tetap mengobarkan semangatnya untuk terus berjuang. Dia tidak akan lembek bahkan lentur, atau mencair putus asa akan tekat yang telah dibuatnya.

Selanjutnya, dengan terbakarnya dia memberikan arti bahwa ketika kita mendapatkan sebuah api semangat dari orang yang kita cinta maka kita lebih bertekat memberikan yang terbaik. Jiwa kita akan berkobar dalam menggapai mimpi dan cita-cita tersebut. Semua aral rintangan akan terbakar sendiri oleh tekat kita. Bagai para pejuang, hati dan jiwanya membara untuk merebut sebuah kemerdekaan dari kaum penjajah. Kekuatan inilah yang akan menjadikan semua penghalang kita ikut terbakar sehingga mereka akan berbalik memberi api semangat pada kita.

Pohon juga mempunyai siklus hidup yang cukup menakjubkan. Ketika terjadi sebuah pertumbuhan batang terdapat bagian pertumbuhan bagian kayu teras dan kayu gubal. Kayu teras merupakan kayu yang struktur selnya sudah tua. Dan dia akan tertimbun sehingga mati, tidak mempunyai fungsi. Tapi ketidakpunyaan fungsi disini jangan dianggap dia menjadi bagian yang merugikan. Ternyata ketikan dia tidak berfungsi di sinilah dia akan bermanfaat. Ketika dia tidak bisa memberikan kontribusi bagi lingkungan, dia akan memposisikan diri sebagai penyangga, kekuatan kaum yang lebih muda. Kayu teras inilah yang akan memberikan kekuatan sebuah pohon bisa tumbuh dengan kokoh.

Tidak seperti manusia. Banyak dari kita, ketika kita sudah tua akan merugikan orang disekitar. Kita akan menjadi beban bagi saudara dan masyarakat. Bahkan tidak sedikit dari kita, kita akan menjadi orang yang pertama merusak masa depan orang dengan sikap kita yang melemahkan tekat cita-cita orang yang lebih muda. Dengan dalih telah banyak pengalaman, dengan mudah kita mematahkan harapan kaum muda. Padahal dengan semakin tuanya kita, kita bisa menjadi orang yang mampu memberikan nasehat dan solusi bagi kaum muda.

Selanjutnya, dalam pohon juga terdapat kayu gubal. Kayu gubal di sini terdapat banyak sekali sari-sari makanan yang berguna bagi semua sudut-sudut kehidupan pohon. Kayu gubal inilah yang memberikan ruang bagi pohon untuk menyimpan cadangan makanan. Keberadaannya sangat strategis dalam membantu mesuplai kebutuhan hidup pohon bersama daun hijau untuk fotosintesis.

Kelebihan inilah seharusnya bisa kita contoh. Sebagai kaum intelektual, muda kita harus bisa memberikan manfaat terbaik bagi lingkungan. Kita kaum muda yang mempunyai kekuatan harus bisa melindungi yang lebih tua yang memerukan partisipasi kita. Kita adalah kaum muda yang diharapkan bisa memberikan warna hidup. Sehingga hidup ini penuh dengan warna dan lebih indah.

Seperti pohon, antara kayu teras dan kayu guba yang saling melengkapi. Kayu teras meskipun sudah tua tapi dialah yang menentukan kokoh tidaknya sebuah pohon. Dan kayu gubal, meskipun dia masih muda, tapi dia tidak akan meninggalkan kayu teras. Dia akan berada berdampingan selalu menjadi sebuah pohon yang begitu kokoh, besar, dan rindang. Sehingga apapun yang berada di bawah pohon akan merasakan kesejukan.

Sekarang, bagaimanakah dengan kita? Sudahkan kita mencontoh filosofi kehidupan pohon? Sudahkah kita hidup berdampingan antara kaum muda dan tua? Sudahkah kita memberikan kesejukan pada sekitar kita? Itu semua hanya kita sendiri yang menentukan.

Dapatkan Panduan Bisnis Online www.formulabisnis.com/?id=adidzikrulloha

2 comments:

MyAvatarInside mengatakan...

siang....
filosofinya menarik juga, terkadang kita sedikit kufur akan nikmat 4jji padahal tanda2 kebesaran-Nya selalu nampak pada ciptaan-Nya.
yang menarik bagi saya tentang pohon, khususnya kayu adalah semakin "tua semakin baik"...

regards,

nafila Hukum UI mengatakan...

Diamnya pohon merupakan wujud syukur akan karunia tuhan. lihatlah, dia tidak sekedar diam, tapi dia sedang bermunajat. rasakan tangisnya juka dia disakiti. rasakan jika dia bahagia, kesejukan akan kita dapatkan.

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

wibiya widget

 

Mengenai Saya

PetaMasaDepan
I am [Adi Dzikrullah Bahri] a student of Faculty of Forestry [Major Silviculture, Forest Fire Minor] Bogor Agricultural University. Daily activities but study is as President PetaMasaDepan Development Manager. Hubungi saya di facebook: petamasadepan [at] yahoo [dot] com.
Lihat profil lengkapku

Networkedblogs

My Album